820 total views, 366 views today
“Bukti Bentuk Kepedulian” Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang Terima Santunan Duka dari PWI Pusat
DELIK-HUKUM.ID ( PEKANBARU ) —Seperti diketahui dalam Islam, uang duka atau uang takziah adalah sumbangan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, bukan harta waris. Sama halnya dengan uang belasungkawa, bantuan finansial atau santunan yang diberikan kepada keluarga ahli waris saat melayat orang meninggal untuk meringankan beban biaya pemakaman dan kebutuhan hidup.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, telah menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, untuk penghormatan atas jasa-jasanya selama mengabdi di organisasi.
Dalam giat penyerahan uang duka tersebut dilakukan oleh Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PWI Pusat, Herlina, yang mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Herlina didampingi oleh Pengurus PWI Pusat, Ardiansyah Tanjung, serta jajaran PWI Riau, yakni Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar dan Sekretarisnya M. Doni Putra.
Prosesi penyerahan langsung kepada anak almarhum, Abbiyu, dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan, pada malam ketiga kepergiannya, Senin (20/4/2026), dikediaman duka.
Herlina menyampaikan pesan Ketua Umum PWI Pusat, bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi seluruh insan pers di Indonesia.
“Untuk itu, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum Zulmansyah Sekedang. Beliau adalah sosok yang berdedikasi tinggi, penuh tanggung jawab, dan telah memberikan kontribusi besar bagi organisasi PWI,” ucap Herlina.
“Selanjutnya, atas nama keluarga besar PWI Pusat, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tambah Herlina.
Almarhum Zulmansyah Sekedang dikenal sebagai sosok yang aktif, berdedikasi, dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia jurnalistik di Indonesia. “Artinya, dengan kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat di PWI dan komunitas pers Indonesia,” tukas Herlina.
Ditempat yang sama, pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PWI Pusat. “Bahkan, mereka mengapresiasi kepedulian organisasi terhadap anggotanya, bahkan hingga akhir hayatnya.
( MUL/RED )
