2,106 total views, 3 views today
Medan-Delik-Hukum.id
Pasca naiknya pemberitaan mengenai hambatan proses pembangunan tower bersama yang terletak di Jalan Jaya Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota ternyata membuat Nainggolan oknum wartawan media online lokal merasa gerah,Hal itu disampaikannya melalui telepon kepada Tim yang akan membangun tower tersebut.
“Itu kok langsung naik berita itu dan kalau kayak gitu juga biar aku limpahkan juga sama warga supaya dibatalkan itu semua”ucap Nainggolan kepada Hendra melalui telepon selular.
Belum sampai disitu saja, Nainggolan juga mengutarakan bahwa dirinya siap tampil di depan bilamana proses pembangunan tower tetap akan berlangsung diduga kuat pria yang menggunakan kaca mata ini dengan sengaja menghalangi sekaligus melakukan aksi provokasi terkait rencana pembangunan tower tersebut.”bilang sama delik-hukum itu kalau saya siap tampil di depan apalagi media xxxxxx punya saya bukan media abal” kata Nainggolan.
Sebelumnya media delik-hukum.id telah melakukan investigasi di lapangan terkait adanya beberapa hambatan terkait perizinan pembangunan tower yang rencana akan dibangun di Jalan Jaya Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota.
Setelah beberapa hari melakukan penelusuran, Wartawan berusaha melakukan konfirmasi kepada Firman Lubis S.kom selaku lurah di lokasi tersebut.berbagai dalih diberikan sang lurah mulai dirinya yang sibuk mengurusi pengorekan sungai Deli hingga beberapa kegiatan aktifitas yang membuat dirinya itu jarang berada di Kantor.”saya sibuk bang karena saya di lapangan terus dan sekarang ini lagi ngurusi masalah sungai Deli”ucap Firman.
Alhasil disitu wartawan ini menemukan informasi yang menyebutkan bila hambatan permasalahan tower tersebut juga melibatkan Nainggolan seorang oknum wartawan yang menurut keterangan NG merupakan salah satu warga yang tidak setuju dengan adanya pembangunan tower itu.
Ketika ditanyakan radius jarak kediaman Nainggolan dengan lokasi pembangunan tower tersebut,Pria yang mengaku-ngaku pernah bekerja di media cetak ternama kota Medan ini seolah bungkam dan mencari celah agar pembahasan mengenai hal itu tidak usah diperpanjang lagi hingga akhirnya Nainggolan meminta kepada pihak PT Tower Bersama untuk memberikan tambahan uang agar diberikan kepada Lurah Sudirejo II supaya permasalahan pembangunan tower tersebut dapat berjalan tanpa ada halangan lagi.”udah kalian tambahi aja uang itu sedikit lagi biar selesai”kata Nainggolan.
Menanggapi hal itu tim kuasa Hukum PT Tower Bersama berencana akan melaporkan peristiwa ini ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara guna memproses yang terlibat terkait adanya penghambatan pembangunan tower tersebut.”baik ini sudah ada unsur pemerasan sepertinya dan kita memiliki bukti rekaman dan ini sudah menjadi bukti permulaan maka akan segera kita laporkan ini ke Polda Sumut “ucap M.Hutaean Kuasa Hukum Tower tersebut. (ZAL)
