5,777 total views, 6 views today
Medan – Delik Hukum
Kapolda Sumatera Utara Irjend Pol Agung Setya Imam Efendi secara tegas dengan mengutarakan janji di depan puluhan wartawan dengan memberikan pernyataan akan memerangi narkoba dan judi di Sumatera Utara serta memberantas habis dalam kurun waktu 90 hari kerja sejak menjabat.
Akan tetapi di mata masyarakat pada umumnya mungkin bahasa itu merupakan rangkaian bahasa “gurau” pejabat yang baru menduduki kursi strategis guna meyakinkan orang halayak banyak yang akan di pimpin kedepannya itu.
Buktinya saja peredaran narkoba tetap marak di Sumatera Utara ini khususnya di Kota Medan seolah “membokongi” ucapan Alumni Akpol 1988 tersebut karena berdasarkan bukti yang akurat salah satunya lokasi hiburan malam Dragon Club N KTV yang terletak di Jalan H.Adam Malik Medan.
Lokasi yang dulunya di jadikan sebagai tempat refleksi dan Spa yang di kenal dengan nama Diamond Spa kini berubah 180 derajat menjadi tempat “maksiat” dengan bebasnya peredaran narkoba dan prostitusi di lokasi itu.
Berdasarkan investigasi langsung kru Media ini di lapangan Rabu (13/9) Dini hari,Dentuman house musik yang begitu keras masih terdengar jelas hingga radius 80 meter seolah tidak ada aturan dan ketentuan hukum di daerah tersebut.
Yang parahnya lagi,Tepat di samping kru media ini terlihat wanita cantik bertubuh kecil tinggi sekitar 150 Cm menggunakan baju tali satu berwarna hijau muda serta rok pendek meminta kepada karyawan di lokasi itu untuk memberikannya penambah stamina atau Doping yang biasa di sebut mereka dengan ucapan “Pompa” . “Bang pompa dulu kenapa udah lobet kali aku ini mau joget pun enggak bisa”Ketus Nia (17) yang mengaku kos di kawasan Jalan Darusalam Medan tersebut.
Mendengar bahasa itu lantas membuat salah satu waiters langsung menarik wanita yang sudah terlihat setengah sadar ini ke dalam kamar mandi guna menghindari tim investigasi media Delik-Hukum.ID yang berada di lokasi.
“Aman itu bang mungkin udah mabuk dari luar”kata Security sembari tersenyum dan memegang tangan kru wartawan ini di lokasi Hiburan malam Dragon Club N KTV tersebut.
Ada juga yang memberi informasi bahwa lokasi ini juga menjual narkoba jenis inex dengan berbagai varian harga mulai dari Rp 280 ribu hingga Rp 300 Ribu “harga inex beda di dalam bang kalau merek Feraxxx itu 280 ribu tapi kalau merek tengkxxxxx itu 300 ribu karena lebih tinggi lagi bang terus bawaannya mau mesra aja”kata Ari (39) salah satu pengunjung ketika di parkiran mobil Dragon KTV.
Menanggapi hal ini kru media mendatangi Sat narkoba Polrestabes dan Sat Intelkam Polrestabes Medan guna mengkonfirmasi kebenaran temuan di lapangan tersebut Jumat (15/9) namun sangat di sayangkan ke dua pejabat di satuan tersebut dapat tidak berada di tempat karena menurut petugas yang berjaga di setiap satuan tersebut para kasat sedang melakukan kegiatan tugas bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda Sik. “Kasat semua lagi rapat sama Pak Kapolres Bang” ucap petugas berpakaian preman kepada wartawan. (ZAL)
