2,196 total views, 6 views today
Medan-Delik Hukum
Mencuatnya pemberitaan mengenai Dragon KTV yang di sinyalir menjadi lokasi peredaran narkoba dan prostitusi maksiat kemarin membuat Ketua Umum Front Islam Bersatu (FIB) Sumatera Utara Ustadz Zulkifli Rangkuti Spd angkat bicara kepada media ini melalui telepon selular Sabtu (16/9).
Ulama yang akrab dipanggil dengan UZR tersebut mengutuk keras dengan adanya lokasi hiburan malam yang di duga beroperasi selama 24 jam nonstop itu,”apa bila benar dengan keterangan yang di peroleh maka Saya atas nama ketua umum FIB sangat mengutuk keras dengan adanya lokasi yang disebut sebagai tempat peredaran narkoba dan prostitusi itu”Tegas UZR.
Belum sampai disitu,UZR juga meminta kepada Kapolda Sumatera Utara Irjend Pol Agung Setya Imam Efendi agar menepatinya ucapannya kemaren yang menyatakan akan memberantas narkoba dan judi dalam kurun waktu 90 hari kerja semenjak menjabat.” Kepada bapak Kapolda Sumatera Utara kami minta agar segera menepati janji kemarin yang menyatakan akan memerangi habis narkoba dan judi”Pinta UZR.
UZR juga berharap kepada pihak aparat terkait agar segera turun ke lokasi untuk melakukan tindakan secara hukum yang berlaku di negara ini bila memang benar terbukti seperti yang di prasangkakan itu.”kalau memang betul itu terbukti tolong pihak terkait untuk menindak secara tegas kalau memang tidak sanggup biar saya bersama FIB yang akan menutup lokasi itu”,ancam UZR.
Seperti yang diberitakan sebelumnya sebuah lokasi hiburan malam Dragon Klub N KTV yang terletak di Jalan H.Adam Malik Medan disinyalir sebagai lokasi peredaran narkoba dan prostitusi maksiat.
Lokasi yang dulunya di jadikan sebagai tempat refleksi dan Spa yang di kenal dengan nama Diamond Spa kini berubah 180 derajat menjadi tempat “maksiat” dengan bebasnya peredaran narkoba dan prostitusi di lokasi itu.
Berdasarkan investigasi langsung kru Media ini di lapangan Rabu (13/9) Dini hari,Dentuman house musik yang begitu keras masih terdengar jelas hingga radius 80 meter seolah tidak ada aturan dan ketentuan hukum di daerah tersebut.
Yang parahnya lagi,Tepat di samping kru media ini terlihat wanita cantik bertubuh kecil tinggi sekitar 150 Cm menggunakan baju tali satu berwarna hijau muda serta rok pendek meminta kepada karyawan di lokasi itu untuk memberikannya penambah stamina atau Doping yang biasa di sebut mereka dengan ucapan “Pompa” . “Bang pompa dulu kenapa udah lobet kali aku ini mau joget pun enggak bisa”Ketus Nia (17) yang mengaku kos di kawasan Jalan Darussalam Medan tersebut
