10,672 total views, 30 views today
DELIK-HUKUM.ID ( TANGERANG ) —Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui inovasi Jawara Beton dengan memproduksi panel Rumah Instan Sederhana Hemat dan Aman (RISHAM). Inovasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan rumah contoh tipe 36 yang menggunakan panel beton pracetak hasil karya Warga Binaan. Selasa, 10/3
Proses pembuatan panel dilakukan secara bertahap oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas, mulai dari perakitan rangka besi (pembesian) hingga proses pengecoran beton ke dalam cetakan untuk membentuk panel sebagai bagian dari konstruksi rumah.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi penguatan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan kerja Warga Binaan. “Melalui inovasi Jawara Beton dan pembuatan panel RISHAM, kami berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman kerja secara langsung. Dengan keterlibatan Warga Binaan dalam proses produksi, diharapkan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali dan berdaya secara produktif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Untuk memastikan kegiatan berjalan secara optimal, proses produksi panel dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas bagi setiap Warga Binaan yang terlibat. Pendampingan petugas juga diberikan pada setiap tahapan pekerjaan, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara terarah dan aman.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Aris Supriyadi menuturkan bahwa program ini dirancang sebagai sarana pembinaan keterampilan yang berkelanjutan. “Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi Warga Binaan. Mulai dari pengenalan alat kerja, teknik pembesian, hingga proses pengecoran panel, seluruhnya dilakukan secara bertahap agar mereka dapat memahami proses konstruksi secara menyeluruh,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Sarana Kerja, Sakti Wahyu Gumilar menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sarana yang tersedia di lingkungan Lapas. “Melalui program ini, kami memanfaatkan fasilitas yang ada secara produktif untuk kegiatan pembinaan kerja. Selain menghasilkan panel beton yang digunakan dalam pembangunan rumah contoh, kegiatan ini juga memberikan pengalaman kerja nyata bagi Warga Binaan,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat mengaku mendapatkan pengalaman baru dari proses pembuatan panel RISHAM, mulai dari merakit rangka besi hingga pengecoran beton. “Pengalaman ini penting bagi saya. Semoga nantinya bisa menjadi bekal ketika saya kembali ke masyarakat,” tutur S (inisial).
Melalui inovasi ini, Lapas Kelas I Tangerang berharap Warga Binaan memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
( AGUS.W/RED )
