6,225 total views, 6 views today
DELIK-HUKUM.ID ( DEPOK ) — Stabilitas harga dan ketersediaan pangan adalah pilar utama ketahanan pangan nasional yang menjamin tersedianya pangan cukup, aman, dan bergizi secara konsisten (ketersediaan) dengan harga yang terjangkau oleh konsumen serta menguntungkan produsen/petani (stabilitas harga). Ini bertujuan melindungi daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
Seperti halnya yang diperintahkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, bahwa seluruh jajarannya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Apalagi ini menjelang Ramadhan.
Presiden Prabowo Subianto ingin agar harga-harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan dan ketersediaan pangan terutama kebutuhan pokok (bapok) aman jelang bulan suci Ramadhan.
Sesuai dengan perintah Presiden tersebut, maka di rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok merasa terpanggil untuk membantu pemerintah dalam pemenuhan bapok ke masyarakat.
PWI Kota Depok kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), berlangsung Kamis 12 Februari 2026, mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB, di Kantor PWI Kota Depok, Jalan Melati Raya No 3, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Rusdy Nurdiansyah, selaku Ketua PWI Kota Depok menyampaikan, bahwa kegiatan ini bagian dari kepedulian ke warga sekitar wilayah Kantor PWI Kota Depok, untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok jelang Ramadhan.
“Jadi, dalam rangkaian peringati HPN 2026, PWI Kota Depok juga mengadakan Santunan Anak Yatim, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan pemberian penghargaan terhadap para pejabat, pengusaha dan tokoh masyarakat yang aktif dukung pembangunan dan gerakan sosial,” ujar Rusdy, Senin (9/2/2026), di kantornya.
Ia juga menambahkan, bahwa dalam kegiatan tersebut, Gerakan Pasar Murah menjual bahan kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, aneka sayuran dan cabai, bawang, telur ayam, daging ayam, daging sapi, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu,” papar Rusdy’ yang juga pemegang Pers Card Nomor One (PCNO), dari Presiden RI itu.
Ditempat yang sama Ketua Panitia acara HPN 2026, Koordinator Bidang Organisasi PWI Depok, Ridwan Ewako membenarkan, bahwa berdasarkan informasi yang diterima Gerakan Pasar Murah menjual bahan kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, aneka sayuran dan cabai, bawang, telur ayam, daging ayam, daging sapi, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu.
Harga beras SPHP dijual Rp 12 ribu/kg beras premium Rp 14.900/kg, beras petani Rp 13.400/kg, sayuran Rp 5.000.
Lalu, bawang merah Rp 40 ribu/kg, bawang putih Rp 32 ribu/kg, cabai rawit merah Rp 37.500, cabai merah kriting Rp 35 ribu/kg.
Kemudian, telur ayam Rp 27 ribu/pack 15 butir, daging ayam Rp 38.500/kg, daging sapi Rp 117 ribu/kg, daging kerbau Rp 99 ribu/kg.
Selanjutnya, tepung terigu Rp 10 ribu/kg, gula pasir Rp 17.500/kg, minyak kita Rp 15.500/liter, minyak goreng Rp 18 ribu/liter.
Mitra vendor GPM yang ikut hadir GPM Bapanas yakni Perum BULOG, ID Food, PT Suri Nusantara Jaya, CPI/Primafrest Mart, Aslupama, Pinsar Indonesia, PT Permindo Solusi Pangan dan PT Sekar Bumi.
“Selain itu, peserta UMKM yang ikut serta yakni Palima Food Dimsum dari Komunitas Pengusaha Perempuan Depok (KPD), UMKM RW 07 lauk matang, UMKM RW 07 minuman jus dan kue basah dan kue kering, UMKM RW 07 produk Rajutan, Agro Bhakti Jaya, Aspami dan Kictchen Aisyah,” papar Ridwan, pendiri media online INDEPENDENMEDIA.ID itu.
Sementara Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyampaikan ucapan selamat HPN 2026. “Gelaran GPM” yang digelar PWI Kota Depok dan Bapanas sudah kedua kalinya dilaksanakan, sejak tahun lalu. GPM sangat pas sekali, di saat jelang puasa.
“Jadi, harapan kami dengan hadirnya Pemerintah dengan gelar aneka pagan yang strategis langsung dijual para produsen dari petani dan peternak dengan harga murah dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok,” pungkasnya.
( BOY/MUL/RED )
