3,471 total views, 3 views today
DELIK-HUKUM.ID (Lamongan)- Maraknya penipuan pura-pura menawarkan sebuah pekerjaan satpam disalah satu bank swasta dan perusahaan swasta. Suladi dari Desa Jelak Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan yang mengaku sebagai wartawan dan satpam di salah satu perusahaan di Surabaya, serta mengaku mengenal orang-orang penting dijajaran Kepolisian di Polda Jatim. Senen (25-12-2023)
Dalam keterangannya, Sumantri anggota Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPD Jawa Timur, dapat informasi dari Suladi, disalah satu bank swasta BCA Surabaya membutuhkan satpam dan bila belum punya sertifikat satpam harus ikut pelatihan satpam di Polda Jatim dan dikenakan biaya adminitrasi Rp.2.500.000 untuk ikut pelatihatan atau pendidikan Gada Pratama untuk mendapatkan sertifikat Satpam.
Nanti kalau sudah dapat serfikat Satpam, langsung direkrut jadi Satpam disalah satu Bank swasta ( BCA ) di Surabaya. Dengan gaji UMR Surabaya dan mendapatkan fasilitas yang lain dari Bank swasta tersebut. Setelah dapat korban langsung no WA kami diblokir dan tidak dapat dihubungi.
Sumantri, tidak curiga sama sekali kalau itu adalah modus penipuan yang dilakukan Suladi. Karena selama ini adalah teman baik seprofesi sebagai wartawan, dan selama ini Suladi hubungan dengan kami baik-baik saja tidak menunjukan orang tersebut ada niat yang tidak baik kepada kami. Jadi kami tidak ada kecurigaan terhadap Suladi sama sekali kalau informasi lowongan kerjaan jadi satpam disalah satu bank swasta tersebut modus Suladi untuk menipu, katanya.
Pada saat kami tanyakan temen-temen wartawan yang lain, memang Suladi saat ini jarang pulang ke Desa Jelak karena banyak yang mencari Dia. Karena banyak sekali yang mencari Suladi dengan dugaan kasus yang sama, sehingga Suladi tidak berani pulang. Kami berharap Suladi bisa tertangkap dan mempertangung jawabkan perbuatannya, karena kami takut banyak korban baru yang dilakukan Suladi, tegasnya. (Sumantri/DH)
