2,627 total views, 3 views today
Medan,DELIK-HUKUM.ID—
Insan pers namanya begitu harum dikenal masyarakat banyak karena pekerjaan yang dibidangi mereka merupakan pekerjaan yang sangat mulia sebab mereka dengan susah payah kesana kemari tanpa mengenal panas dan hujan para kuli tinta ini berusaha untuk mendapatkan berita aktual guna di sebarkan kepada seluruh masyarakat banyak.
Banyak insan PERS yang dianiaya bahkan hingga meninggal dunia dan dibunuh oleh oknum-oknum yang merasa tidak puas karena perbuatan jahatnya diberitakan oleh para pencari berita tersebut.
Namun para jurnalis ini tidak pernah mundur karena memberitakan kebenaran adalah pekerjaan mulia di mata tuhan seperti semboyan yang disebut maju tak gentar membela yang benar. Nyawa di pertaruhkan hingga keluarga juga mereka tinggalkan berhari-hari hingga berminggu bahkan berbulan dan ber tahun untuk mencari berita yang akan mereka sebarkan kepada seluruh khalayak pembaca di dunia ini.
Tapi pekerjaan yang di lindungi oleh UU PERS 1999 ini tercoreng menjadi buruk karena prilaku seorang Oknum wartawan online LD yang di duga kuat menjadi “humas” judi tembak Ikan Logo 666 yang dimiliki oleh MB oknum Provost TNI Kodam I/BB.
Informasi ini di dapat kru media ketika salah seorang jurnalis senior memberikan komplain terhadap pemberitaan mengenai Judi ikan logo 666 yang diterbitkan media Delik-Hukum.ID Selama beberapa hari ini.”Kenapa Abang beritakan mengenai judi ikan itu wartawan online si L Depari kawan kita Humasnya disitu bang”.bahasnya kepada wartawan delik-hukum Biro Sumatera Utara Rabu (6/9).
Guna mencari kebenaran tersebut awak media ini berusaha menghubungi Leo Depari yang disebut sebagai oknum wartawan dan menjadi Humas di judi tembak ikan logo 666 tersebut.
Namun melalui ponselnya,Leo Depari terkesan enggak berkomentar ketika ditanyakan mengenai hal tersebut.”Abang buat undangan untuk saya dan buat secara dasar hukumnya untuk mengkonfirmasi saya”ungkapnya.
Setelah beberapa saat dialog dilakukan,Pria yang menurut informasi bermukim di kawasan pasar X Kutalimbaru ini mulai melemah dan mengakui bahwa dirinya adalah seorang awak media.”udahlah bang kita kan kawan bang sama-sama orang media kita bang”ucapnya sembari memberitahukan bahwa dirinya baru keluar dari rumah sakit setelah menjalani infus selama 4 hari. (TIM)
