1,873 total views, 3 views today
DELIK-HUKUM.ID (SUNGGAL) — Berusaha melakukan pengamanan sedemikian rupa guna mengantisipasi dan menghindari kehadiran petugas yang kapan saja bisa datang ke hadapan mereka untuk melakukan penggerebekan dan penangkapan membuat sindikat mafia narkoba Mengatur siasat.
Bukan di kesatuan batalyon saja yang memiliki petugas piket jaga akan tetapi di lokasi Barak narkoba Paya geli juga mereka memiliki orang yang bergantian jaga untuk memantau maupun memberi kabar bila menemukan pergerakan mencurigakan yang dapat melumpuhkan aktifitas ilegal tersebut.
Berdasarkan pantauan langsung wartawan media ini di lapangan ketika melakukan undercover beberapa waktu lalu di barak Narkoba Paya Geli tersebut.
Tampak ada beberapa orang yang berjaga dan berdiri disebuah tempat yang mirip dengan pos pemjagaan batalyon sembari memegang radio HT yang digunakan mereka untuk berkomunikasi di kawasan Hutan rindang yang di jadikan sebagai tempat jual beli dan penggunaan narkoba jenis sabu-sabu.
Setiap pergerakan orang yang mulai memasuki kawasan tersebut sangat di pantau dan di awasi para penjaga yang beberapa jam sekali bergantian jaga dan orang-orang tersebut disediakan sebagai penjaga dan pengawas oleh pengelola barak narkoba itu.
Mulai dari pos pertama tempat masuk ke dalam lokasi hutan, keamanan mulai ditingkatkan mereka dengan sorotan tajam para penjaga pintu pos masuk barak Narkoba kepada para pengunjung untuk mengantisipasi pergerakan yang mencurigakan serta melakukan pelarangan barang yang dapat memberikan akses foto.maupun juga video.
Mereka yang tidak menetap jam kerjanya itu juga diperintahkan bos barak tersebut untuk melarang pengguna membawa senjata api maupun senjata tajam ke lokasi peredaran narkoba itu.
Jarak antara kawasan tepi aspal Jalan Paya Geli menuju tempat transaksi dan lokasi penggunaan narkoba ini memiliki waktu tempuh jalan kaki yang lumayan lama karena menuju lokasi barak itu tidak diperbolehkan kendaraan masuk hanya sebatas pos pertama saja sedangkan jarak tempuhnya berkisar lebih kurang 250 Meter.
Dengan adanya orang yang bertugas sebagai penjagaan dan memantau pada lokasi barak narkoba itu membuat para pengguna narkoba semakin ramai mendatangi tempat tersebut karena mereka anggap sebagai tempat yang aman buktinya hingga kini lokasi tersebut kelihatan eksis beroperasi tanpa tersentuh aparat penegak hukum terkait. (Zal)
