14,934 total views, 55 views today
Jawa Timur, Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat pantai pandean dengan budaya petik laut atau Larung sesaji mulai dari kakek /nenek moyang terdahulu sehingga sampai skarng terus berkembang tidak ada lain tujuannya hy merupakan bentuk wujud syukur kepada sangaha kuasa atas limpahan rezeki hasil laut semua itu atas izin Allah semata.
Momen ini sudah menjadi agenda setiap tahun dengan antosias masyarat pantai pandean berbondong bondong ikut serta memeriahkan pelepasan pitek ke tengah laut dengan TIM khusus komonitan pemuda gempar Wonorejo sehingga suasana pantai pandean menjadi indah ceria

Dari pantauan TIM media delik hukum HAM dari ratusan perahu dari yg besar , sedang, dan yg kecil berjajar rapi dan tertata guna untuk mengikuti pelepasan pitek ke tengah laut hingga beberapa perahu di hias dengan berwarna warni biar kelihatan indah dan menarik mulai dari sound system’ umbul umbul benderah merah putih bahkan penari Gandrung Banyuwangi ikut serta memeriahkan pelepasan pitek atau Larung sesaji
Pukul 10,00wib prosesi pengguntingan pita oleh AKP, bpk Sulaiman Kapolsek banyuputih di lanjutkan pelepasan pitek atau Larung sesaji ke tengah laut dalam keadaan aman dan tertib
Tidak hy itu ada satu perahu ukuran enam meter yg di jadikan Larung sesaji dengan isi pitek tsb adalah ada kepala sapi cincin emas permata hingga rempah rempah semua alat dapur hingga semua lengkap dan complet (KEPALA WILAYAH JAWA TIMUR Bapak Abdul hannan)
